Posts Tagged sedekah tak pernah rugi

pelajaran di balik baju yang basah

“bajunya basah, dia tetap bertahan demi rezeki hari ini”

kedelaiHujan sejak Ashar tadi menguyur kota kecil Lumajang. Sudah sejam yang lalu sholat Isya’ berlalu. Gerimis sekali-kali masih berjatuhan menambah dingin kota tapal kuda ini. Jika teringat Subuh tadi, awan tebal menyelimuti kotaku hingga bulan tanggal 15 jawa nampak suram. Ternyata ini jadinya. Hujan yang berkepanjangan

Ingin hati membeli sari mengkudu di toko obat yang biasa saya datangi. Eh, ternyata tutup. Terbesit ingin lihat kondisi alun-alun. Ku arahkan sepeda angin menuju alun-alun kota, teman setiaku untuk menghemat BBM sekaligus berolahraga. Sepi-senyap dan dingin sepanjang alun-alun. Terlihat pintu gerbang rumah wakil bupati terbuka lebar. Baca entri selengkapnya »

1 Komentar

%d blogger menyukai ini: