Hikmah Menikahi Anak Yatim

hikmah menikahi anak yatimUsai sholat Jum’at kemarin masih ingin berada di masjid. Tepatnya ramdahan hari ke 16. Bersama salah satu sahabat diskusi panjang tentang perjalanan hidup. Menarik sekali apa yang dia ceritakan tentang keinginan hidupnya.

Sebenarnya ia berasal dari keluarga mapan. Sesuai tekadnya, saat menikah ia berkeinginan benar-benar ingin lepas dari keluarganya. Bercita-cita mewujudkan kehidupan baru yang berasal dari usaha dengan keluarga kecilnya.

Kini ia tinggal bersama keluarga baru di sebuah rumah kecil. Menikah dengan perempuan kurang mampu dan yatim. Rumah yang berada di tepi sungai. Begitu sulitnya masuk ke rumahnya karena melalui gang sempit. Jangankan membawa mobil, sepeda motor saja harus turun karena begitu sempitnya gang tersebut.

Dengan perjuangannya, Allah memberikan jalan. Meski tinggal di rumah sempit ia sudah memiliki 2 putra kandung dan 2 anak yatim yang ia biayai, baik kebutuhan sehari-hari maupun pendidikannya. Hal yang menarik lagi adalah cita-citanya ingin membangun rumah lantai dua. Latai duanya diperuntukkan anak yatim yang ingin dia adopsi agar rumahnya ramai katanya. (Allah sudah memberikan hadiah tanah baginya di tempat yang lebih lapang. Mobil yang ia gunakan bekerja sudah ditukar dengan tanah untuk rencana membangun rumah barunya. Tentunya dari hasil kerjanya)

Hal lain yang saya kagum, dengan usianya yang masih 28 tahun ini kedewasaan berfikirnya patut dijadikan contoh. Ia ingin berganti profesi dari usahanya yang sekarang. Usaha jual beli emas membuat hatinya tidak tenang, banyak hal yang ia tidak suka di dalamnya. Riba, subhat, dan beberapa hal membuat hatinya tidak tenang.

Hal lain yang sangat menarik adalah ramadhan ini ia sudah berjanji tidak kerja dulu. Ingin kosentrasi beribadah dan memperdalam ilmu agamanya. Tentunya kebutuhan sebulan ini sudah ia siapkan. Tambah salut ia ingin belajar lebih banyak lagi terutama tentang ilmu agama. “Untuk apa hidup jika hanya digunakan mencari uang saja, kehidupan ini tidak tahu sampai kapan berakhir”, sebuah kalimat yang berat untuk dikatakan banyak orang. Bahkan mungkin kita tak pernah berfikir sejauh itu.

Semoga Allah memberi keberkahan bagi semua orang yang berbuat kebaikan. amiin

 hikmah menikahi anak yatim

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: