MENCURI SAMBIL SHOLAT

MENCURI SAMBIL SHOLAT

Selepas mengajar di BIMBEL, sepeda produksi 2003 terkemudikan sedikit lebih kencang. Adzan Magrib sudah agak tadi terkumandang. seusai memarkir sepeda motor di pojok pelataran salah satu masjid di kota ini, aku langsung mengambil wudlu.

Saat itu aku sudah tertinggal satu rokaat. Sedikit keheranan melihat shof terakhir tidak seperti biasannya. Masjid ini terkenal dengan jamaahnya yang rapi dalam shof yang lurus dan rapat. Kali ini tidak seperti itu. Di shof terakhir itu ada bagian yang renggang bahkan tidak lurus. Aku berdiri di antara shof yang terpisah tersebut.

Saya amat kenal orang yang beridiri sholat di sebelah kiri. Dia salah satu takmir masjid, namun di sebelah kanan yang shofnya terpisah, saya tidak mengenalnya. Sedikit teranggu melihat tingkah orang di sebelah kanan. Karena kelihatan dia tidak khusuk dan cenderung gelisah. Tambah heran lagi saat rokaat ke tiga, orang nomor dua di sebelah kanan tidak lagi ikut sholat.

Seusai salam, orang yang sholat pas di sebelah kanan langsung hilang juga. Saat saya ke luar masjid. Di ruang takmir sudah ramai berkerumanan orang. Ternyata dua orang yang tadi sholat dipinggir saya tertangkap mencuri helm salah satu jama’ah.

Ada jama’ah yang berang melihat dua pemuda yang berusia sekitar 18 tahunan. Karena akhir-akhir ini sering kejadian kehilangan di masjid. Beberapa tempelengan mendarat di kepala ke dua anak tersebut. Sekitar 15 menit kemudian polisi datang dan membawa ke dua anak tersebut untuk diperiksa lebih lanjut.

SARAN :

Ø  Jangan malas mengunci ganda sepeda, mengamankan helm atau barang berharga anda saat ke masjid.

Ø  Masih banyak saudara kita yang kurang ilmu sehingga perbuatannya memalukan.

Ø  Rapat dan lurusnya shof saat sholat menunjukkan kualitas ukhuwah islamiyah. Jadi kalau sholat kaki dan lengan atas harus kita rapatkan dengan saudara kita (satu shof).

Kami Tunggu Kehadiran Anda Selanjutnya”

Recent Posts :

,

  1. #1 by bintangzohra on 27 2011, 2011 - 16:50

    perkara begini sering berlaku dimana-mana, tak taulah apa perasaan mereka ketika mencuri tu. setiap perbuatan ada balasannya…tunggu ajelahh

    • #2 by bchree on 1 2011, 2011 - 22:08

      iya bunda … bikin malu aja …..
      lama tidak kunjung nih😀

  2. #3 by koeshariatmo on 25 2011, 2011 - 00:07

    nah itu… Jangan malas mengunci ganda sepeda, mengamankan helm atau barang berharga anda saat ke masjid… kadang kita sendiri yang kurang waspada… kaya saya kehilangan helm, alasan tidak mengunci karena cuma pergi sebentar aja kok.. hehehe

  3. #4 by kangmartho on 20 2011, 2011 - 21:45

    jadi teringat 2 tahunan yg lalu…ku pernah jadi korban seperti di atas…dan tempat kejadiannyapun sama..
    namun yang di ambil bukan helm saya akan tetapi milik istri saya…padahal harga dan modelnya lebih bagusan punya saya…
    mungkin sama pencurinya mau dikasihkan pacarnya..atau barangkali g tahan sama bau helmku yang masam2 gimana gitu he..he
    maaf lama g kunjung….

    • #5 by ayomendidik on 21 2011, 2011 - 18:44

      heeeee…. bisa aja ust ini?
      aku setuju dengan baunya ….

  4. #6 by neni on 17 2011, 2011 - 13:43

    na’udzubillah min zaliq, waahh… sungguh memalukan, teganya dia berbuat demikian..

    semoga Allah membuka menunjukkannya jalan yang lurus

    amin…

  5. #7 by fi on 16 2011, 2011 - 14:08

    Wah, kalo kehilangan itu kata orang bijak bisa jadi teguran dari ALLAH karena kurang sedekah, hehe..

    lama ga maini niki.. hehe
    met lebaran pak (telat).. maaf bathin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: