Guruku Mengajari Merokok

GURUKU MENGAJARI MEROKOK

Alif bertemu dengan Yasin di setasion. 2 windu yang lalu, saat duduk di bangku Sekolah Dasar keduanya adalah sahabat akrab. sekolah pertama yang membentuk semangat dan karakter mereka. Alif sekarang menjadi pengusaha sukses di kota ini, sedangkan Yasin bekerja sebagai guru sekolah dasar.

Berikut ini percakapan menarik yang perlu kita cermati dari kedua sahabat lama ini :

Alif            : “Sin, Assalamualaikum ……..?!”

Yasin        : “Hai Lif, Waalaikumsalam”

Alif            : “Mau ke mana kok kelihatannya penting banget?”

Yasin        : “Iya nih, saya dapat tugas Diklat di Yogyakarta, eh ente dari mana Lif?”

Alif            : “Ini ambil barang di Jakarta”

Yasin        : “Wah gini ya pengusaha sukses” (Yasin berkata sambil sedikit heran melihat tingkah Alif)

Alif            : “Ada apa Sin, kok kelihatan heran banget lihat saya?!”

Yasin        : “Maaf banget Lif, saya masih ingat kamu dulu paling tidak kuat asap rokok”

ALif           : “Oh, maksud kamu saya sekarang merokok yach?”

Yasin        : “Iya, saya perhatikan dari tadi kamu tak henti-hentinya merokok”

Alif            : “Iya, jadi ingat waktu SD dulu Sin”

Yasin        : “Apa hubungannya dengan waktu kita SD dulu?”

ALif           : “Gini Sin, saat SD dulu saya amat mengidolakan guruku Pak Wibawa, kamu masih ingat?”

Yasin        : “Terus …. “ (sambil mengangguk)

Alif            : “Ngak tahu tuh, selepas Kuliah dulu pikiran sidikit sumpek. Kemudian tiba-tiba ingin merokok.

                      Sebenarnya dalam hati menolak, tiba-tiba ingat Pak Wibawa, guru sebaik dia aja merokok.

                      Dalam hati berbisik saya juga tidak apa-apalah. Akhirnya sampai sekarang beginilah”

Yasin        : “oooh ……” (sambil bengong). Terbesit dalam hati Yasin, “Saya harus lebih hati-hati ni,

                    entar  murid-muridku meniru perkataan dan perbuatanku yang tanpa 

                    sengaja aku mermaksud mengajarkan”

Jangan lupa KLIK GAMBAR TOP SERATUS untuk mendukung PENDIDIKAN. Terima kasih

Kami Tunggu Kehadiran Anda Selanjutnya”

Recent Posts :

,

  1. #1 by @nonaedda on 30 2011, 2011 - 07:18

    makanya jgn d tiruu :p

  2. #2 by kangmartho.com on 19 2011, 2011 - 14:26

    Guru kencing berlari eh murid…..
    Alhamdulillah …………..saya mulai dari dulu g pernah ngerokok (makanya badan ane GENDUT😀😀😀 )
    Bila para pejabat yg diatas membaca tulisan ini pasti akan buat UU untuk guru tentang kebiasaan ini dan bisa2 bila guru ketahuan merokok dalam kelas akan dicabut sertifikasinya nah lo …

    • #3 by ayomendidik on 20 2011, 2011 - 20:52

      haaaa …. haaa …. haaaaa …. bisa aja pak guru GENDUT 😀😀😀 ini ….
      turut bangga jika kang martho tidak merokok …
      sertifikasi????? kadang seneng mendengarnya kadang suka SUMPEK, jika yang dikejar sekedar MONEY … MONEY … dan MONGKY heeeee ……
      semoga dapat yang barokah aja la …
      jangan lupa baca juga tentang merokok di majalah suara pgri pak. trims

  3. #4 by Yang Kung on 10 2011, 2011 - 22:30

    Kita masih menjadi idola masyarakat. Melaksanakan profesinya dengan profesional menjadi dambaan orang tua peserta didik. Ortu menyerahkan putranya untuk dididik merupakan wujut kepercayaan yang diberikan pada kita..Beliau siap berbagi beban tugas demi putranya ( semoga terwujut ) Maka kepercayaan dan penghargaan masyarakat masih tinggi. Maka hal itu wajib kita JAGA bersama secara terus menerus. Menjaga / memelihara lebih sulit dibanding menanam. Menjaga / menanam membutuhkan proses, kerja keras dan waktu yang lama.
    PESAN SPONSOR :
    Menjadi guru merupakan panggilan jiwa, panggilan hati. Bukan pelarian, atau sekedar untuk mencari penghasilan. (misal ; niat dari pada tidak ….) Sikap perilaku keseharian dalam menjalankan tugas, merupakan sebagian gambaran jiwa saat kita berangkat menjadi menjalankan tugas

    • #5 by ayomendidik on 11 2011, 2011 - 00:06

      setuju banget buat Yang Kung:mrgreen:
      terima kasih pencerahannya

  4. #6 by veera on 8 2011, 2011 - 11:25

    Hoho, setuju!
    Guru itu emang teladan!
    Jadi ngerokok juga harus ditiruu! #eh #parah #salahgaul
    wk.

    • #7 by ayomendidik on 8 2011, 2011 - 22:10

      wah ….. jangan ditiru dong …. tu bukan gaul loooooo ….

      • #8 by veera on 8 2011, 2011 - 23:08

        kidding kook^^
        wk.
        lagian aku benci rokok^^
        nyampe malu sendiri gara-gara sering bentak2 orang yang ngerokok disebelahku. biar aja dianya sensi soalnya aku nunjukin jelas-jelas nutup idung di depan dia, hoho.

  5. #9 by tian on 8 2011, 2011 - 09:37

    wah, gawat jg klo kya gini ya,, yg jelekny jg dcontoh,

    • #10 by ayomendidik on 8 2011, 2011 - 22:09

      😀😀😀 harus lebih hati-hati ya tian
      trims udah mampir

  6. #11 by Asop on 7 2011, 2011 - 13:54

    Nah, ini dia bukti bahwa guru itu memang pantas ditiru muridnya…😦
    Jadi, para guru, jaga sikaplah.😀

    • #12 by bchree on 7 2011, 2011 - 18:23

      siap mas Asop, kami akan belajar lebih menjaga sikap !!!!😳 😳

  7. #13 by masyhury on 7 2011, 2011 - 11:33

    Saya yakin mas bchree seorang guru yang tidak merokok!
    salut..😀

    Saya juga benci kalau guru merokok di kelas, kalau siswa kedapatan merokok pasti mendapat hukuman / SPO. Sementara guru merokok seenak udelnya di dalam kelas. Bagaimana mungkin siswa tidak mencontoh perbuatan tersebut???
    hemmm…

    *saya alergi sama rokok!!

    • #14 by bchree on 7 2011, 2011 - 18:22

      sy gabung sama mas mashury …. pasukan tidak merokok😀
      semoga semua guru tidak merokok, biar generasi kita tidak merokok juga

  8. #15 by Yang Kung on 6 2011, 2011 - 13:16

    benar kata Yasin. kita sebagai patutan, contoh, nara sumber dsb…( antah apa sebutan lain ) hendaknya berhati-hati bertutur kata, bertindak dalam k\tugas atau diluar. karena kita dianggap orang yg serba tahu. Agar citra kita kembali meningkat.

    • #16 by ayomendidik on 7 2011, 2011 - 00:39

      Agar citra kita kembali meningkat.
      emang bener pak, guru tidak kayak dulu …… sekarang sudah kurang dihargai masyarakat, mungkin salah kita sendiri yach

  9. #17 by purwanto on 6 2011, 2011 - 10:35

    guru kencing berdiri murid kencing berlari…
    guru seorang perokok murid pun akan…..
    semoga para guru terinspirasi dari postingan blog ini
    salam

    • #18 by ayomendidik on 7 2011, 2011 - 00:37

      jazakumullah Pak Purwanto ….
      guru kencing berdiri murid kencing berlari…
      guru seorang perokok murid pun akan …..
      apa ya isi titik-titik yang enak ?😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: