daging di pasar banyak yang haram

DAGING DI PASAR BANYAK YANG HARAM

Dialoq saya dengan sahabat (salah satu ust di Kota ini) membuat saya dan mungkin sahabat lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi daging. Semuanya berawal dari pertanyaan yang sederhana “Apakah termasuk haram daging dari hewan ternak yang disembelih tanpa membaca Bismillah?” sepontan saya membalasnya “haram”. Kemudian dia bertanya lagi “Bagaimana dengan daging yang kita beli di pasar apa juga termasuk haram atau halal?”. Belum sempat saya menjawabnya kemudian dia melanjutkan. “Apa juga termasuk halal  makanan siap saji yang ada dagingnya seperti Bakso, Sate, Rawon, dan makana lain?”

Ternyata bener juga apa yang diucapkannya.  Bertambah berputar otak saya ketika dia menyebutkan hadist yang menguatkan pernyataan tersebut. Saat saya mengajukan pernyataan “kalau begitu kita tidak bisa makan di mana-mana karena diselimuti was-was”. Mudah saja dia menjawab “ini bukan masalah was-was tapi ini masalah surga dan neraka, masalah halal dan haram”.

Sahabat, anda setuju dengan sahabat saya atau mungkin anda punya pendapat tentang hal ini? Berbagi ilmu yuk !

Recent Posts :

,

  1. #1 by Nandini on 25 2011, 2011 - 10:48

    sama seperti mas Red, saya juga vegetarian.. jadi perdagingan indonesia bukan masalah:mrgreen:

    • #2 by bchree on 26 2011, 2011 - 17:48

      wah jadi sehat donk ….
      trims udah singgah

  2. #3 by veera on 9 2011, 2011 - 16:23

    Eh?
    bukannya gapapa bagi yang ngga tau? kalo gitu setiap beli daging ditelusuri dulu asal-usulnya?ditanyain satu2 setiap penjual daging?malah nyusahin diri… katanya islam nggak berat? *jadi ikutan pusing*

    • #4 by bchree on 9 2011, 2011 - 19:15

      heeeee pertanyaan embak sudah sy tanyakan semua, pertama si sy sama kayak mbak veera. tapi sy sementara bisa menerima alasan ust itu, karena sy tidak bisa beralasan untuk menolok, semua sudah ada tuntunanya …… Islam memang ngak berat kok cuman berhati-hati itu lebih baik, coba baca beberap komentar di bawah mungkin bisa memberi pencerahan atau bisa tanya ke guru ngaji yang benar-benar top ilmu agamnya!

  3. #5 by bida2riku on 8 2011, 2011 - 07:57

    sekedar berbagi…
    sesuatu yg syubhat (meragukan) itu harus dikembalikan pada hukum asalnya. daging sapi, kambing, ayam itu hukum asalnya HALAL, jadi kalu kita ragu apakah menyembelihnya diawali baca bismillah ato nggak ya diyakini saja bhwa makanan itu halal. kita nggak boleh bersikap GHULUW (berlebihan)!! fattaqullaha mastatho’tum, bertaqwalah kpd allah semampu kalian…wallahu a’lam bisshowab

    • #6 by bchree on 8 2011, 2011 - 17:21

      wah kalau ukhti ya beri komentar, ana jadi semakin tahu kalau pengetahuan ana tentang agama masih jauh. semoga sy bisa semakin tahu ilmu dari masalah ini. jazakillah khoiron

  4. #7 by SITI FATIMAH AHMAD on 8 2011, 2011 - 07:45

    Assalaamu’alaikum…

    Apa khabar Bchree ? Didoakan sehat. Maaf lama tidak bertandang ke mari, terkadang terlepas pandang dan harus mengikut giliran bw mana yang sempat.😀

    Makan adalah ruji kehidupan manusia untuk terus sehat dan cergas. Dengan itu, pemilihan makanan amat relatif bagi menguatkan tubuh dan melakukan aktiviti. Maka, Islam menentukan jenis makan yang halal dan haram untuk manusia kerana melalui pemakanan akan memberi dampak kepada perlakuan.

    Jika rasa was-was dengan sembelihan atau makanan siap terhidang ketika makan di luar rumah, seharusnya dihindari kerana dengan sifat was-was (meragukan) sangat hampir kepada haram sebagaimana hukum makruh. Sebaiknya ditinggalkan dan pilihlah ikan, sayuran dan buahan yang lebih menyehatkan. Berlebihan dalam makan daging akan memudharatkan kita juga. Makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.

    Salam mesra selalu.

    • #8 by bchree on 8 2011, 2011 - 17:25

      Makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.
      kalimatnya mengena banget bun …
      terima kasih atas masukkannya. semoga sy lebih hati-hati

  5. #9 by blognya anak PADMANABA on 4 2011, 2011 - 22:23

    yah kalau gitu malah takut makan daging hha. Takutnya yang nyembelih enggak baca bacaan basmalah hha

    • #10 by bchree on 5 2011, 2011 - 22:01

      bener mas …. meski selektif

  6. #11 by Thomas on 3 2011, 2011 - 12:30

    Jaman sekarang segala cara dihalalkan. Dah ga peduli lagi aturan. Pemerintah juga ga bener2 menerapkan regulasi yg sudah ditetapkan. kurang kontrol dan pengawasan.
    Kunjungan pertama nih. Ditunggu kunjungan baliknya

    salam

    • #12 by bchree on 5 2011, 2011 - 22:06

      bener bangat mas …. setuju dan mengharap ada perbaikan

  7. #13 by apikecil on 3 2011, 2011 - 03:16

    Waduh serem nih, kan kita gak pernah tau nyembelihnya bener pa nggak..
    tapi, jika kita tidak yakin dengan apa yang kita makan itu juga haram hukumnya..
    makasih mas..

    • #14 by bchree on 5 2011, 2011 - 22:07

      sama-sama, berbagi nggak pernah rugikan?

  8. #15 by achoey el haris on 2 2011, 2011 - 19:41

    Kita memang dihadapkan pada ketidak pastian halal atau haram
    Maka kita semua berharap para pedangang daging menghargai hak2 orang muslim

    • #16 by bchree on 5 2011, 2011 - 22:14

      bijak banget mas pemikiran anda, sy senang membacanya

  9. #17 by ais ariani on 2 2011, 2011 - 18:27

    menyembelihnya tidak memakai bismillah,
    tapi makannya pake bismillah gak?😀
    *komen nya nyebrang kemana – mana deh*

    • #18 by bchree on 5 2011, 2011 - 22:15

      kelau menurut sy tetap ngak boleh donk, baca bismillah kan wajib biar tidak haram

  10. #19 by Red on 2 2011, 2011 - 12:15

    paling aman yah jadi vegan aja kayak gue sob. jaih lebih sehat makan sayur-sayuran daripada daging😛

    • #20 by bchree on 2 2011, 2011 - 12:24

      bener mas ide yang bagus juga untuk di ikuti, trims

  11. #21 by Muhammad Joe Sekigawa on 2 2011, 2011 - 00:34

    Iyah nich,, Kudu ati2 dech, apalagi kalo banyak yang busuk, atau yang nyembelih hewannya non muslim, kan jadi haram,,,

    Salam kenal dan salam semangat selalu ^^

    • #22 by bchree on 2 2011, 2011 - 00:39

      terima kasih mas udah singgah ke blogq
      bener kita meski lebih hati2, kalau perlu ganti yang nabati aja ya ….
      senang mengenal anda, semoga terus bisa berbagi

  12. #23 by Kakaakin on 1 2011, 2011 - 23:06

    Bersikap hati2 dalam memilih makanan yang masuk ke dalam tubuh kita memang sangat baik.
    Karena itu baik juga bila kita memiliki ‘langganan’ yang sudah (insya Allah) terpercaya🙂

    • #24 by bchree on 2 2011, 2011 - 00:24

      wah idenya kakaakin boleh juga, cari langanan yang dapat dipercaya …. sehingga kita lebih tidak was2. trims

  13. #25 by M. Muchtar on 1 2011, 2011 - 22:59

    OK bos sy akan lebih hati2 dalam mengkonsumsi daging, trims ilmunya

    • #26 by bchree on 2 2011, 2011 - 00:23

      terima kasih juga, tidak ada salahnya dikaji lagi

  14. #27 by Alam on 1 2011, 2011 - 18:25

    menurut boros saya, justru was-was itulah yang membuat makanan yang kita makan menjadi haram, mending sikat aja pak dagingnya, jangan ragu-ragu,:mrgreen:
    tapi pak guru pastinya lebih paham donk🙂

    • #28 by bchree on 1 2011, 2011 - 22:23

      terim kasih masukkanya mas
      sama, sy juga tidak begitu faham sama2 cari ilmunya mas

  15. #29 by koeshariatmo on 1 2011, 2011 - 17:23

    menurut pendapat pribadi, bila kita tidak tahu maka tidak berdosa.
    Sama halnya dengan daging atau makanan yang kita makan tanpa tahu bagaimana cara menyembelihnya atau mendapatkannya sesuai dengan aturan agama atau tidak..

    sekali lagi itu hanya pandangan saya saja loh…

    • #30 by bchree on 1 2011, 2011 - 22:26

      sy juga berargumen seperti mas koes, tapi menurut sunnahnya kita wajib tahu siapa yang menyembelih, kalau muslim yang nyembelih ya langsung sikat, tapi kalau tidak ya libur ngak makan dulu ….. terima kasih mas berbaginya

    • #31 by hardichildpee on 3 2011, 2011 - 16:42

      wew…. ini yang juga saya pikirkan,hehe!
      kata bapa tebe…. kalau masalah sunnah kita memang wajib mengetahui siapa dan dari mana asal muasal daging tersebut jika masih dalam batas kemampuan kita untuk mengetahui asal muasal daging tersebut. tp jika sudah di luar kemampuan kita untuk mengetahui asal muasal daging tersebut apa masih bisa di bilang haram.
      oiya saya mau tanya,seandainya saya di hidangkan dengan sepotong ayam goreng yang di belikan oleh seorang sahabat,dan saya serta sahabat saya tidak tau dengan bagai mana proses ayam goreng tersebut di buat. apa yang harus saya lakukan?

      ada dua kemungkinan :
      1. jika saya memakan dan tetap beranggapan daging yg di potong tnpa syariat islam itu haram berarti saya telah berdosa karna telah memakan makanan haram.
      2. jika saya tidak memakan ayam goreng yang telah di belikan oleh sahabat saya berarti saya berdosa karena telah menyia-nyiakan rezeki yg telah di berikan kepada saya,padahal saya tidak tahu kalau daging itu sebenarnya halal.

      jadi kira” menurut om om sekalian mana ya yg harus saya pilih?

      salam kenal om. salam juga pak guru,tengkyu kmaren nyemetin diri buat komen di blog saya. hehehe

      • #32 by bchree on 5 2011, 2011 - 22:05

        wah pertanyaan yang bagus …. jika ada dua hal yang membuat kita ragu-ragu haram atau tidak mending kita tidak usah melakukan, termasuk sepotong ayam goreng itu! jadi kita boleh tanya yang nyembelih siapa, kalau tau muslim ya …. silahkan di nikmati aja … tapi jangan asal percaya cari ilmunya yach

      • #33 by hardichildpee on 9 2011, 2011 - 17:37

        berarti saya harus menerima dosa karna menyia”kan makanan serta melukai perasaan seorang mukmin yang notaben’a sahabat saya.
        apa selalu begitu dalam keseharian bapak untuk menanyakan seorang pedagang itu muslim atau tidak sebelum membeli?
        hahahaha. berarti saudara” muslim yang ada di negri barat sana setiap harinya mendapatkan dosa rutinanan karna memakan daging yang di produksi oleh para non muslim…..

        kalau saya beranggapan mungkin memang benar kita harus waspada terhadap sesuatu. tapi kalo memang kita tidak tahu dan sudah tidak bisa mencari tahu halal atau haram. maka sah saja apapun itu,
        tinggal urusan si pembuat dngan Sang pencipta halal&haram untuk memutuskan sebuah Dosa. bukan kah DIA Maha adil?

        • #34 by bchree on 9 2011, 2011 - 19:12

          kita tidak harus menanyakan muslim apa tidak, tapi kita harus berhati-hati. sudah sy bilangkankan di artikel untuk hal ini sy masih mencari FINAL dari haram dan halalnya mas …. kalau da bener2 yakin. apapun itu kita laksanakan. terima kasih berbaginya

        • #35 by hardichildpee on 11 2011, 2011 - 13:45

          hahaha. pusing ya……..
          bikin artikel yang seru lagi pak guru…. biar tambah pinter nih saya. hehehehehe
          makasih ya……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: