FENOMENA WORKSHOP

Peningkatan mutu pendidikan yang diadakan oleh pemerintah sebenarnya benar-benar sudah terprogram dengan bagus. Dana yang besar disiapkan untuk peningkatan mutu pendidikan ini. Usaha peningkatan mutu ini dilalui melalui berbagai aspek. Salah satu diantaranya adalah peningkatan mutu dan kualitas guru. berbagai bentuk latihan, seminar, workshop, diklat, dan lain-lain sudah dicoba untuk mencapai terget yang diinginkan.

Namun sayang seribu sayang ternyata dalam pelaksanaan kegiatan tersebut terkesan hanya asal-asalan. Seperti yang saya ikuti saat ini, workshop kali ini benar-benar tidak bermutu. Meskipun setingkat propinsi namun pelaksanaanya tidak maksimal. Berikut ini beberapa hal yang membuat workshop ini benar-benar tidak professional

1. Tidak adanya  jadwal kegiatan

2. Presensi setiap season tidak ada

3. Dalam hal instruktur, juga terkesan tidak adanya koordinasi sehingga begitu menyajikan materi pemateri masih bingung

4. Tenaga teknis dalam pelaksanaan juga tidak ada, sehingga  pemateri kebinggungan dalam menyiapkan pembelajaran.

5. Antara pemateri yang satu dengan yang lain tidak terkoordinasi.

6. Materi yang di sampaikan tida sesuai dengan tema workshop

7. Pretest dan postes dilakukan asal-asalan saja. Bahkan saat posttest dilaksanakan terjadi kekurangan soal, kami harus berbagi soal dengan teman-teman. Bukan hanya berbagi soal yang pasti banyak yang berbagi jawaban. 5 menit posttest dilaksanakan acar ditutup dan sertifikat dibagi. Lo …. Apa posttest tidak dikoreksi ?? entahlah ….!!!

Dari pihak peserta juga banyak hal yang perlu dicermati, semakin peserta diberi kelonggaran. Maka semakin timbul rasa meremehkan dan seeneknya dalam mengikuti workshop. Banyak di antara mereka yang tidak ikut soason. Ada juga yang mengikuti namun tidak memperhatikan apa yang disampaikan pemateri. Terutama bagi teman-teman yang baru pertama kali  ikut  workshop. sebelum pulang mereka sudah banyak-banyak menyiapkan diri mencarioleh-oleh. Sehingga workshop kali ini bukan merupaan kegiatan peningkatan mutu pendidikan tapi kata mereka “workshop berganti work artinya bekerja dan shop artinya beli-beli, jadi workshop artinya bekerja terus beli-beli”  heeeee…..

Seharusnya kegiatan workshop seperti ini benar-benar dilakukan dengan semaksimal mungkin agar dana yang besar itu tidak terbuang percuma. Biar tidak terkesan “pokoknya ada kegiatan untuk SPJ”. Semoga pemangku kekuasaan tentang kegiatan ini dan yang sejenisnya segera sadar bahwa semua ini harus dipertangung jawabkan sekarang dan nanti saat kita sudah kembali pada-Nya.

Recent Posts :

,

  1. #1 by kangmas ian on 8 2010, 2010 - 21:32

    kekeke biasanya cuma ngejar sertifikat dan lunch breaknya😀

  2. #2 by aura on 4 2010, 2010 - 14:10

    hohoho…🙂 guru. jangan cuman makan gaji buta yaaa🙂

    • #3 by bchree on 5 2010, 2010 - 14:20

      semoga di baca oleh guru !
      tapi mbak tidak semua guru gitu lo …. masih ada yang bener2 mengabdikan diri dengan hati. semoga menjadi perubahan yach

  3. #4 by ester on 4 2010, 2010 - 12:47

    yah begitulah, dan kita pun hanya bisa curhat tanpa bisa berbuat apa-apa, sekedar saran tidak akan berguna…

    • #5 by bchree on 5 2010, 2010 - 14:22

      trims mbak ester udah berkunjung …
      kita nulis kan da berbuat …. masih ingat kartini dengan surat-suratnya untuk perjuangan hak perempuan. sekedar tulisan namun di lain waktu menjadi emrio sebuah perubahan …??!!!
      kami tunggu komen yang lain yach… otreee thank’s

  4. #6 by syamsul hadi on 4 2010, 2010 - 11:08

    setuju dengan apa yg dtulis ust semuanya harus disiapkan semaksimal mungkin, begitu jg dg para pesertanya. platihan spt tu kadang cm dijadikan sbg ajang koleksi sertifikat

    • #7 by bchree on 5 2010, 2010 - 14:12

      benar ust. semoga kedepan kita bisa menjadi lebih baik lagi. gmn kabar ust samsul, lama tidak bertemu. Jadi ingat semangatnya saat jadi KS sy. TOP buat ust!

      • #8 by syamsul hadi on 6 2010, 2010 - 09:25

        maaf ust. sblumnya kbr saya alhamdulillah baik. tapi sy belum pernah ktmu dg anda sebelumnya, slam kenal ust. sy mau menimba ilmu dari anda utamanya ttg bimbingan utk ank2 olimpiade.syukron

  5. #9 by enjang on 2 2010, 2010 - 12:03

    eheheh gitu ta di malang ……
    kapan2 itu senua harus berubah … paling ndak ada cita -cita untuk berubah …

    • #10 by bchree on 2 2010, 2010 - 16:40

      semoga bos, trims da berkunjung!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: