ANDA HARUS TAHU elus dada pendidikan kita

ANDA HARUS TAHU

elus dada pendidikan kita

Letih dan pegal-pegal  terasa disekujur tubuh, tidurpun lebih awal. Ini saya rasakan 4 hari terakhir. Memang tidak seperti biasa saat mengajar di sekolah. 4 hari ini saya bersama 4 teman guru mendapat tugas naik turun gunung. Bukan tergabung dalam Pencinta Alam, tapi mencari data sekolah untuk profil 22 sekolah se kecamatan. Capek memang, namun dibalik itu ada manfaat yang saya dapatkan. Sebenarnya dalam hati kecil tidak tega meninggalkan anak-anak di kelas, namun apa boleh buat, sebagai PRAJURIT harus siap jika ditugaskan KOMANDAN ……. Kayak militer aja.

Saya sempatkan datang lebih awal ke sekolah sebelum bel berbunyi dan memberikan sedikit materi serta tugas-tugas hingga siang.  Untunglah di sekolah anak-anak bisa memahami, serta bapak ibu guru yang lain bisa membantu menjaga anak-anak  ….. terima kasih ya, maaf banyak merepotkan…..

Dengan tugas ini saya bisa mengenal seluruh kepala sekolah dan guru di kecamatan. Mengetahui letak setiap sekolah. Bisa mencoba sulitnya medan teman-teman yang lain. Bahkan bisa lebih dekat dengan berbagai macam siswa yang beraneka ragam latar belakangya. Bisa mengetahui sekolah yang unggul hingga sekolah yang memiliki 28 siswa dengan 4 meja dan 8 kursi yang sudah rusak. Bisa dibayangkan mereka harus duduk di mana???. Saya bisa mengetahui teman-teman guru yang memiliki dedikasi dan semangat tinggi dalam mendidik hingga guru yang just coming (Pokoknya tanda tangan hadir). Bisa bersukur dengan tempat tugas sekarang, karena masih banyak teman-teman yang ditugaskan pada sekolah dengan gedung sekolah yang akan roboh, bahkan ada genting-genting yang siap terjun.

Tak perlu jauh-jauh ke irian jaya atau tempat lain yang jauh dari atmosfer pendidikan. Di sini, di daerah yang bisa dikatan dekat dengan pusat kota, pendidikannya masih bikin kita mengelus dada. Bangsa ini perlu banyak berbenah terutama dalam menata pendidikan. Bangsa ini sangat butuh guru-guru yang peduli mengambdikan diri sepenuh hati. Bukan guru-guru yang hanya pusing dengan haknya, bingung dengan kebutuhan pribadinya. Negeri ini sangat mendambakan kepala sekolah yang benar-benar amanah dalam menata setiap dana yang didapat dari pemerintah. Negeri ini merindukan Kepala UPT dan Pengawas yang menjalankan tugasnya sesuai kapasitasnya, berkunjung kesekolah-sekolah untuk mengamati, mendidik serta menilai tiap kepala sekolah dan guru dalam menjalankan tugasnya. Tanah air ini butuh staf dan atasan dalam dunia pendidikan serta pemerintahan  yang memiliki hati mulia, dengan dasar keikhlasan fikiran, perkataan, dan perbuatan. Bukan malah menrobek-robek negeri ini dengan kepentingan perut dan kejayaan keluarga dengan tujuh turunan saja.

Untuk kita semua, mari lihat jeritan pendidikan bangsa ini. Karena dari pendidikanlah negeri ini bisa kembali jaya dan berdiri tegak. Agar mampu menatap masa depan dengan cerah. Tidak seperti sekarang,  bangsa ini terus berkubang dalam  kehinaanya. Semoga kita diberi hidayah. Amiin

Recent Posts :

, ,

  1. #1 by nymph34 on 23 2010, 2010 - 08:08

    semangat pak guruuu!!🙂

    • #2 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:13

      iya, semangaaaaaaaaaaaaaaaat, trims da singgah ….

  2. #3 by koeshariatmo on 22 2010, 2010 - 17:11

    sedih saya baca artikel ini

    • #4 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:13

      sedih juga mas … semoga bisa berbagi lagi ….

  3. #5 by Alam on 20 2010, 2010 - 18:32

    semangat pak guru!😀
    guru=diggugu dan ditiru

    • #6 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:12

      thanks mas …. kapan pergi dari pinggir pantai? dari dulu kok duduk di situ aja …. heeee

  4. #7 by krupukcair on 17 2010, 2010 - 17:25

    pusat untuk membangun peradaban adalah pendidikan. Jika pendidikan di campakkan, maka pembangunan masyarakat yang beradab akan sangat mustahil. lebih lagi jika banyak yang koar-koar tentang membangun pendidikan namun kenyataan di lapangan pendidikan masih memprihatinkan, ini tandanya yang berkoar-koar sejatinya tidak terdidik dan lulus dari dunia pendidikan dengan label “lulusan palsu”. Terbukti apa yang diucap tak dilaksanakan sesuai ucapannya. Juga para bawahan yang berkoar-koar harus di pantau apakah mengalirkan dana pendidikan secara hati yang terdidik!!! Ah, jika berpikir lebih jauh tentang negara kita tercinta ini, rupanya negara masih terus menindas bangsa!!!!😈

    • #8 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:11

      heeeeee menarik banget kata “berkoar-koar”
      pendapatnya manteb banget, semoga banyak yang membaca …

  5. #9 by achoey on 17 2010, 2010 - 11:16

    Salam semangat
    salam salut buat para pejuang pendidikan

    • #10 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:09

      semangat juga mas achoey, terima kasih udah sudih berkunjung

  6. #11 by kemilauStardust on 16 2010, 2010 - 22:04

    Selamat berjuang yah pak, selamat berjuang untuk kita, untuk pejuangan pendidikan negeri ini🙂

    • #12 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:09

      siap mbak, kita da asah bambu runcing nih heeee ….

  7. #13 by lia sikupu on 16 2010, 2010 - 10:51

    Semoga semakin banyak guru yang mempunyai niat tulus mendidik dan mengabdi.

  8. #15 by edda on 15 2010, 2010 - 17:56

    merdeka!!

    hiihihihi
    makasih udah brkunjung,,
    kunjungan balik nih😀

    • #16 by bchree on 15 2010, 2010 - 22:34

      merdeka negaranya udah dulu mbak …
      tapi jiwa dan hati masih terjajah heeeeeeeee …..
      ngak ngerasa ta ……. ????
      terima kasih juga udah berkunjung

      • #17 by edda on 22 2010, 2010 - 18:06

        hahahaha
        ngerasa kok om😀
        saya berkunjung kembali nih😀

        • #18 by bchree on 24 2010, 2010 - 11:07

          terima kasih udah berkunjung lagi tante heeee
          kok tante sich, ngak enak yach .. terima kasih mbak edda

  9. #19 by eL on 15 2010, 2010 - 11:31

    ketemu jg sm pak guru ini dr pesta blogger 2010, hehehe..
    semangat pak🙂

    • #20 by bchree on 15 2010, 2010 - 16:35

      seneng juga bisa ketemu ukhti eL, semoga berhasil yaaa …
      SEMANGAT LUAR BIASA ………… SUKSES BUAT ANDA!

  10. #21 by Rizki Abe on 15 2010, 2010 - 09:25

    Saya setuju 1000% sama mas bahri ini, memang kita perlu guru, kepala sekolah, dan pejabat diknas yang amanah dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya. Yang lebih mementingkan pendidikan anak-anak Indonesia daripada mikir bagaimana caranya menyisihkan dana BOS untuk makan bersama.

    Saya walaupun bukan guru, sangat prihatin dengan pendidikan dasar di negeri tercinta ini. Jangankan yang di pelosok, yang di kota pun kadang masih sangat terlihat ketidakpedulian guru, kepala sekolah, dan jajaran staf diknas dalam memajukan pendidikan.

    Salam Kenal

    • #22 by bchree on 15 2010, 2010 - 16:34

      pemerhati pendidikan juga ya ….
      terima kasih kunjungannya.
      sy senang bisa berkenalan dengan saudara risky
      semoga tulisan dan komentar ini dibaca oleh beliau-beliau yang berkepentingan. semoga juga mereka dapat hidayah. Amiin

  11. #23 by Gwann on 15 2010, 2010 - 06:52

    saat ini guru yang berdedikasi tinggi adalah sebuah kemewahan , mungkin lebih sulit didapatkan daripada sekedar gedung sekolah yang megah.

    karena tugas mereka bukan sekedar mengajar, tapi juga mendidik.

    *jadi ingat masa-masa SD😦

    • #24 by bchree on 15 2010, 2010 - 16:31

      saya juga ingat saat gwann masih SD, itu tuh yang lagi moloorrrrrrr heeeee ….
      terima kasih udah berkunjung, semoga bisa terus berbagi!!

      • #25 by Gwann on 16 2010, 2010 - 17:31

        wah wah…rupanya bapak yg jitakin kepala saya waktu ketahuan molor??
        heehehe

        masama, semangat terus ya pak….!

  12. #26 by mama iin on 15 2010, 2010 - 05:34

    Inilah potret pendidikan kita…. dan ini tidak hanya terjadi di wilayahnya bapak saja disetiapa daerah tentunya sama….. saya sepakat dengan “Negeri ini sangat mendambakan kepala sekolah yang benar-benar amanah dalam menata setiap dana yang didapat dari pemerintah. Negeri ini merindukan Kepala UPT dan Pengawas yang menjalankan tugasnya sesuai kapasitasnya…”
    makasih pak bila mau koment di blog saya…. lainnya bisa khok tidak salah bila dicoba lagi …
    tak tunggu

    • #27 by bchree on 15 2010, 2010 - 16:30

      terima kasih bu,
      ya kemarin artikel diblog ibu banyak yang menarik, mau beri komen rada kesulitan …. insyaallah sy pasti berkunjung …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: