Posts Tagged berbagi
Lebih Jauh Tentang Dik Fika
LEBIH JAUH TENTANG DIK FIKA
Sabtu malam, 5 Maret 2011 saya melihat-lihat file foto yang ada di kamera digital. Betapa terkejutnya saat melihat foto anak kecil dengan mata kanan yang membengkak. Segera saya tanyakan ke Hikmah (istri sy). Hikmah menjelaskan bahwa foto itu diambil saat Fika ikut bibinya (tante) mengantar kakaknya yang sekolah di Baca entri selengkapnya »
Mohon Do’a dan Bantuannya
MOHON DO’A DAN BANTUANNYA
Betapa besar karunia Allah yang telah diberikan kepada kita. Berbagai nikmat sudah diberikan kepada kita dan tidak mungkin kita bisa menghitungnya. Sebagai rasa syukur terhadap nikmat tersebut maka dengan ini kami mohon dengan hormat atas kesediaan Bapak/Ibu/Sahabat mendo’akan kesembuhan adik kita “Nurul Safika” yang akan dioperasi karena sakit kangker mata. Baca entri selengkapnya »
ANDA HARUS TAHU elus dada pendidikan kita
Ditulis bchree di lomba, pendidikan, renungan pada 14 2010, 2010
ANDA HARUS TAHU
elus dada pendidikan kita
Letih dan pegal-pegal terasa disekujur tubuh, tidurpun lebih awal. Ini saya rasakan 4 hari terakhir. Memang tidak seperti biasa saat mengajar di sekolah. 4 hari ini saya bersama 4 teman guru mendapat tugas naik turun gunung. Bukan tergabung dalam Pencinta Alam, tapi mencari data sekolah untuk profil 22 sekolah se kecamatan. Capek memang, namun dibalik itu ada manfaat yang saya dapatkan. Sebenarnya dalam hati kecil tidak tega meninggalkan anak-anak di kelas, namun apa boleh buat, sebagai PRAJURIT harus siap jika ditugaskan KOMANDAN ……. Kayak militer aja. Baca entri selengkapnya »
GURU KU SADARLAH
Ditulis bchree di motivasi, pendidikan, renungan pada 9 2010, 2010
GURU KU SADARLAH
“Aku benci Matematika”. Kata-kata itu sering kita dengar dari sebagian besar anak sekolah. Tidak pandang bulu mulai sekolah dasar sampai tingkat tinggi. Matematika mereka anggap pelajaran yang amat sulit dan memuakkan.
Pemahan ini saya pikir bukan hanya mereka saja, mungkin sahabat blogger ada yang begitu??? Hayo ngaku ……????
Siapa yang salah????
Kalau kita pelajari ternyata semua pihak memberikan andil rasa ini ada di setiap siswa. Mulai dari orang tua, wali murid, teman, sekolah, guru, dan masyarakat lain. Tapi menurut saya yang berperan besar dalam rasa tidak menyenangkan ini adalah GURU. Wah GURU kena lagi niiih? Tambah parah lagi “udah sertifikasi masih nggak becusss!!! Kapok lu GURU ….. lagi marahi diri sendiri
Benar, GURU memegang peranan penting dalam menanamkan rasa cinta,suka, benci, rindu, muak, kangen, dan rasa lain terhadap pelajaran matematika. Masih ingat metode guru matematika anda dulu saat mengajar?? Baca entri selengkapnya »



komen sahabat